5 Klub Eropa dengan Koleksi Trofi Liga Champions Terbanyak hingga 2025

1. Real Madrid, Raja Liga Champions dengan 15 Gelar

kornet.co.id – Real Madrid menegaskan dominasinya sebagai klub paling sukses di Liga Champions dengan 15 gelar. Mulai dari kemenangan pertamanya di musim perdana 1955/1956 hingga kesuksesan terakhirnya di era modern, Real Madrid menjadi simbol supremasi sepak bola Eropa. Klub asal ibu kota Spanyol ini mencatat generasi gemilang mulai Alfredo Di Stefano hingga era Cristiano Ronaldo, menjadikan mereka ikon luar biasa di panggung Benua Biru.

5 Klub Eropa dengan Koleksi Trofi Liga Champions Terbanyak hingga 2025

2. AC Milan, Legenda Italia dengan 7 Trofi

Dilansir sindonews.com, AC Milan berada di posisi kedua dengan tujuh gelar Liga Champions. Klub yang dikenal sebagai Rossoneri ini meraih kesuksesan mulai tahun 1963 sampai penampilan terakhirnya sebagai juara pada musim 2006/2007. Nama-nama legendaris seperti Paolo Maldini, Kaka, dan Andriy Shevchenko menjadi bagian dari era keemasan Milan, yang tetap menjadi ikon kejayaan sepak bola Italia di Eropa.

3. Liverpool dan Bayern Munich, Penguasa Enam Gelar

Liverpool dan Bayern Munich sama-sama mengoleksi enam trofi Liga Champions, menempatkan mereka di peringkat ketiga terbanyak. Liverpool, raksasa Inggris, punya sejarah mengesankan dengan momen ikonik seperti final Istanbul 2005, saat mereka bangkit dari ketertinggalan tiga gol dan akhirnya menang lewat adu penalti melawan AC Milan. Sedangkan Bayern Munich yang pertama kali juara pada 1974 dan terakhir pada 2020, merupakan identitas kuat Jerman di kancah Eropa dengan bintang seperti Beckenbauer dan Lewandowski.

5 Klub Eropa dengan Koleksi Trofi Liga Champions Terbanyak hingga 2025

4. Barcelona, Raksasa Spanyol dengan 5 Gelar

Barcelona mengoleksi lima trofi Liga Champions, dengan era kejayaan pada 1992 hingga puncaknya di masa Pep Guardiola dan Luis Enrique. Trio legendaris Messi, Xavi, dan Iniesta menjadi ujung tombak permainan indah yang memukau penonton Eropa. Gelar terakhir mereka diraih pada musim 2014/2015.

Pemerintah Indonesia Pertimbangkan Blokir Game Roblox Demi Lindungi Generasi Muda Previous post Pemerintah Indonesia Pertimbangkan Blokir Game Roblox Demi Lindungi Generasi Muda
Fenomena Sungai Eufrat Mengering: Berburu “Emas”, Tanda Kiamat, dan Penjelasan Ilmiah Next post Fenomena Sungai Eufrat Mengering: Berburu “Emas”, Tanda Kiamat, dan Penjelasan Ilmiah