Penumpang Lion Air Teriak Bom di Pesawat Rute Jakarta-Kualanamu: Kronologi dan Dampaknya

Penumpang Lion Air Teriak Bom di Pesawat Rute Jakarta-Kualanamu: Kronologi dan Dampaknya

Kronologi Kejadian Penumpang Teriak Bom di Lion Air JT-308

kornet.co.id – Sabtu, 2 Agustus 2025, sebuah insiden mengguncang pesawat penerbangan Lion Air dengan rute Jakarta menuju Bandara Kualanamu, Deli Serdang. Seorang penumpang berinisial H (41) tiba-tiba berteriak dan mengaku membawa bom ketika pesawat jenis Boeing 737-900 MAX dengan registrasi PK-LRH telah melakukan push back, yaitu mundur dari posisi parkir untuk bersiap taxi menuju landasan pacu.

Situasi yang terjadi memicu kepanikan di antara 184 penumpang lain yang berada di dalam pesawat. Anak-anak bahkan dikabarkan menangis dan menjerit karena ketakutan. Tidak lama setelah insiden tersebut, pesawat harus segera kembali ke apron dan penerbangan dibatalkan untuk alasan keselamatan.

Penanganan Insiden dan Proses Hukum

Penumpang Lion Air Teriak Bom di Pesawat Rute Jakarta-Kualanamu

Pilot dan awak kabin ruang awak segera menerapkan prosedur keselamatan. Informasi ancaman bom dari penumpang tersebut dikonfirmasi ulang, namun H tetap menyatakan ada bom di pesawat. Atas keadaan itu, seluruh penumpang diminta untuk turun karena penerbangan tidak dapat dilanjutkan. Penumpang juga diarahkan untuk pindah ke pesawat lain agar perjalanan mereka bisa diteruskan beberapa jam kemudian.

Dilansir metrotvnews.com, Pria H langsung diamankan oleh otoritas keamanan di Bandara Soekarno-Hatta dan kini tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik gabungan dari Polresta Bandara dan PPNS Kementerian Perhubungan. Menurut Kapolresta Bandara Kombes Ronald Sipayung, berbagai tahap penyelidikan masih berlangsung dan pelaku akan menghadapi sanksi pidana sesuai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan.

Dampak dan Reaksi

Penumpang Lion Air Teriak Bom di Pesawat Rute Jakarta-Kualanamu

Akibat insiden tersebut, penerbangan JT-308 terpaksa tertunda sekitar 3 jam. Seluruh bagasi dan barang bawaan penumpang diperiksa ulang oleh petugas keamanan. Dari pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan benda mencurigakan atau berbahaya di dalam pesawat maupun barang penumpang lainnya, membuktikan ancaman tersebut palsu.

Kejadian ini pun viral di media sosial dan menjadi perhatian publik terkait pentingnya keamanan serta kewaspadaan di dunia penerbangan, sekaligus sebagai pengingat bahwa ancaman palsu terhadap keselamatan penerbangan adalah tindakan serius dan bisa berdampak hukum berat.

More From Author

Kades di Lumajang Dibacok 10 Orang, Polisi Buru Pelaku!

Kades di Lumajang Dibacok 10 Orang, Polisi Buru Pelaku!

Insiden Brutal yang Mengguncang Warga Kornet.co.id – Sebuah peristiwa kekerasan yang mencengangkan terjadi di Lumajang,…

Sepasang Sejoli Melakukan Tindakan Asusila di TPU Kubang Wanatirta, Brebes

Sepasang Sejoli Melakukan Tindakan Asusila di TPU Kubang Wanatirta, Brebes

Kontroversi di Ruang yang Sarat Nilai Sakral Kornet.co.id – Sebuah peristiwa yang memicu keprihatinan publik…

Pengendara Motor Di begal di Gunung Sahari

Pengendara Motor Di begal di Gunung Sahari

Teror Jalanan yang Kembali Mengusik Kornet.co.id – Sebuah peristiwa mencekam kembali mengguncang ruang publik. Seorang…