
Pergantian musim bukan hanya tentang perubahan cuaca, tapi juga ujian bagi daya tahan tubuh kita. Menurut pakar alergi imunologi, perubahan suhu dan kelembapan yang ekstrem membuat virus lebih mudah berkembang biak.
Sistem imun kita dipaksa bekerja ekstra keras untuk beradaptasi dengan perubahan ini.
Read Also: Musikal MAR Kembali Siap Membius Penonton
Kondisi ini membuat benteng pertahanan tubuh “jebol”, sehingga kita lebih rentan terkena flu, batuk, hingga alergi.
Hal ini terjadi karena perubahan suhu dan kelembapan yang ekstrem mempengaruhi sistem imun kita.
Pakar alergi imunologi menyarankan untuk menjaga asupan nutrisi dan istirahat yang cukup untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh.
Penyebab Pergantian Musim Bikin Badan Mudah Drop
Perubahan suhu dan kelembapan yang ekstrem membuat virus lebih mudah berkembang biak, sehingga meningkatkan risiko terkena penyakit.
Sistem imun kita dipaksa bekerja ekstra keras untuk beradaptasi dengan perubahan ini, sehingga membuat tubuh lebih rentan terkena penyakit.
Pergantian musim juga mempengaruhi kualitas udara, yang dapat memperburuk kondisi bagi orang dengan alergi atau asma.
Dampak Pergantian Musim pada Tubuh
Dampak perubahan musim pada tubuh dapat berbeda-beda tergantung pada individu.
Namun, perubahan suhu dan kelembapan yang ekstrem dapat membuat tubuh lebih rentan terkena penyakit, seperti flu, batuk, hingga alergi.
Oleh karena itu, penting untuk menjaga asupan nutrisi dan istirahat yang cukup untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh.
Pada hari Jumat, 15 Mei 2026, Arssy Firliani dari detikTV melaporkan bahwa perubahan musim dapat mempengaruhi kesehatan tubuh.
Menurut pakar alergi imunologi, perubahan suhu dan kelembapan yang ekstrem membuat virus lebih mudah berkembang biak.
Sistem imun kita dipaksa bekerja ekstra keras untuk beradaptasi dengan perubahan ini, sehingga membuat tubuh lebih rentan terkena penyakit.
