Re-run musikal MAR akan segera membius pencinta seni di Indonesia, dengan komposisi abadi Ismail Marzuki diinterpretasikan ulang dengan kekinian di bawah arahan Dian HP sebagai direktur musik dan komposer.
Menurut Executive Produser MAR, Maera Panigoro, pementasan kali ini lebih spektakuler dan berbeda dari tahun lalu, dengan set yang berbeda dan adegan yang diubah.
Read Also: PPIH Selidiki Dugaan Pungli Kursi Roda Haji
“Set berbeda dari tahun lalu, adegan ada sedikit yang diubah tapi gak banyak perubahan,” ucapnya usai rehearsel dan media preview pada Kamis malam (14/5).
Latar peristiwa musikal MAR, diakui Maera, tentang kondisi pasca kemerdekaan di tahun 1946 sampai 1949, dengan gejolak di masyarakat setelah kemerdekaan Indonesia hingga romansa di antara tokoh Marzuki dan Aryati.
Maera menekankan bahwa musikal MAR tidak hanya membawa pesan sosial untuk mempopulerkan lagu-lagu Ismail Marzuki saja, tapi juga ingin menyampaikan pelajaran sejarah bangsa yang tidak ada di buku-buku pelajaran sekolah.
Menyampaikan Sejarah Bangsa
“Mudah-mudahan dengan nonton musikal MAR, bisa tahu peristiwa Bandung Lautan Api,” tegas Maera.
Maera juga mengungkapkan bahwa dengan tiga hari penyelenggaran di Ciputra Artpreneur Theatre dengan kapasitas 1.200 kursi, sudah ludes hampir 92,9 persen.
“Alhamdulillah animo dari tahun lalu, dan juga strategi marketing tahun ini, jumlah penonton lumayan banyak,” ucapnya.
Tantangan Terbesar
Menurut Gabriel Harvianto, yang memerankan tokoh MAR, tantangan terbesar kembali jadi tokoh utama adalah mempertahankan apa yang dilakukan dari tahun kemarin, dengan perubahan set panggung yang dahulu flat jadi roteter.
“Pergantian set panggung yang dahulu flat jadi roteter, pastinya banyak penyesuaian dari sutradara dan koreografer, blocking juga pasti ya, menantang buat kami untuk mengolah lagi, apa yang dulu belum kami lakukan,” ungkap Gabriel.
Lebih dari 40 lagu-lagu Ismail Marzuki akan memunculkan tokoh MAR yang diperankan oleh Bagriel Harvianto dan Aryati oleh Galabby Thahira.
Pertunjukan yang Spektakuler
Produksi ke-13 ArtSwara ini pertama kalinya digelar pada 26-28 Februari 2025, dengan pentas tahun ini yang lebih spektakuler ketimbang galeran tahun lalu, menggandeng Gabriel Harvianto sebagai Mar, Galabby sebagai Aryati, serta sejumlah aktor dan aktris pendukung.
Maera berharap bahwa re-run musikal MAR dapat membuat anak-anak muda lebih kenal lagi dengan sejarah Indonesia dan mencintai lagi kemerdekaan yang tidak didapatkan secara gratis.
