PT Nindya Karya terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Takalar dan Kota Makassar. Proyek ini termasuk prioritas nasional dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang bertujuan memperluas akses pendidikan gratis di Indonesia. Komisaris Utama perusahaan, Michael Umbas, mengunjungi lokasi proyek beberapa waktu lalu untuk memastikan pelaksanaan sesuai target.
Kemajuan Proyek di Takalar dan Makassar
Proyek di Kabupaten Takalar berada di lahan seluas ±58.910 m2 dengan progres 57%. Di Makassar, lahan ±71.239 m2 mencatat progres 60%. Umbas menyebut keduanya harus dikerjakan serius karena dampak langsung ke masyarakat. Di Takalar, tim menambah 700 tenaga kerja dan menerapkan sistem double shift untuk menyelesaikan sisa pekerjaan.
Read Also: Inflasi April Terus Rendah
Konstruksi mencakup aspek seperti struktur, arsitektur, dan mekanikal elektrikal. Umbas menekankan perlunya respons cepat terhadap kendala lapangan, koordinasi dengan stakeholder, serta penyelesaian tepat waktu tanpa perpanjangan. Di Makassar, progres lebih baik, tetapi tetap diperlukan percepatan melalui optimalisasi distribusi material.
Komitmen Kualitas dan Keselamatan
Umbas menegaskan proyek ini bukan sekadar infrastruktur, tetapi investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Fasilitas pendidikan harus layak, aman, dan berkelanjutan. Proses konstruksi mengedepankan aspek keselamatan kerja (K3) dan tata kelola yang baik.
Kunjungan Umbas dihadiri sejumlah pejabat, termasuk Kepala Kejaksaan Negeri Takalar Syamsurezky dan Asisten I Setda Kabupaten Takalar Ikbal Batong. Hadir juga pejabat dari Kota Makassar dan pihak terkait proyek. Mereka menilai komitmen tim di lapangan perlu dipertahankan untuk menyelesaikan target sesuai rencana.
Proyek Sekolah Rakyat di Makassar dan Takalar terus berjalan dengan fokus pada kualitas, keselamatan, dan kecepatan. Penambahan tenaga kerja, penyesuaian sistem kerja, serta koordinasi lintas sektor menjadi kunci penyelesaian tepat waktu. Progres ini bagian dari upaya memperkuat akses pendidikan di daerah, sesuai visi nasional.
