Teknologi

Ipda Purnomo Nonaktifkan AdSense YouTube Usai Didatangi Petugas

By kornetco  | 
Ipda Purnomo Nonaktifkan AdSense YouTube Usai Didatangi Petugas - Ipda Purnomo AdSense

Anggota Polres Lamongan yang juga pemilik kanal YouTube Purnomo Belajar Baik, Ipda Purnomo, memutuskan untuk menonaktifkan fitur AdSense atau monetisasi pada akun YouTube miliknya. Keputusan itu diambil setelah ia didatangi oleh petugas dari salah satu instansi. Kabar ini disampaikan Purnomo kepada kumparan pada Rabu, 30 September.

Bukan Petugas Pajak yang Datang

Purnomo menegaskan bahwa kedatangan petugas tersebut bukan berasal dari kantor pajak, seperti isu yang sempat beredar di tengah masyarakat. Ia meminta publik tidak salah paham mengenai hal itu. Menurutnya, instansi yang datang ke rumahnya akan ia ungkapkan pada hari Jumat. Ia menyebut akan membuka informasi mengenai siapa yang datang dan apa isi suratnya.

Meski demikian, Purnomo menilai kedatangan petugas instansi tersebut salah sasaran. Ia menyatakan bahwa yang seharusnya didatangi bukanlah dirinya. Namun, ia enggan terburu-buru menyebutkan nama instansi yang bersangkutan untuk menghindari ketersinggungan. Karena itu, ia memilih menunggu waktu yang ia sebut akan menjelaskan semuanya.

Pertanyaan Detail dan Keputusan Menonaktifkan AdSense

Saat bertemu dengan petugas tersebut, Purnomo mengaku diberi sejumlah pertanyaan mengenai riwayat penghasilan YouTube, status kepemilikan kendaraan, harga barang elektronik, hingga biaya operasional bulanan. Petugas itu menanyakan berapa penghasilan dari YouTube setiap bulan, apakah mobil dibeli secara kredit atau tidak, harga ponsel, harga laptop, sampai tagihan Wi-Fi setiap bulan. Petugas bahkan sempat meminta rincian penghasilan selama tiga tahun terakhir.

Karena banyaknya pertanyaan yang harus diisi, Purnomo akhirnya memilih langsung menyerahkan rekening koran dan akses kanalnya untuk diperiksa. Ia mengaku lupa rincian penghasilan yang diminta, sehingga ia memberikan nomor rekening dan kanal YouTube miliknya agar petugas dapat mengecek sendiri. Ia menegaskan kembali bahwa yang datang ke rumahnya bukanlah petugas pajak.

Atas kejadian itu, Purnomo sempat berencana menghapus akun YouTube miliknya. Namun, niat tersebut dibatalkan setelah menerima masukan dari masyarakat agar kanal itu tetap dipertahankan. Ia pun memilih hanya menonaktifkan fitur AdSense. Menurutnya, langkah itu dilakukan untuk menjaga ketulusan niat dalam membuat konten sosial dan menghindari prasangka buruk dari publik. Ia tidak ingin ada orang yang bertanya apakah ia melakukan hal baik karena mendapatkan uang. Ia ingin kanal tersebut benar-benar ikhlas dan tidak berharap apa pun.

Purnomo menjelaskan bahwa pendapatan bulanan dari AdSense YouTube miliknya berkisar antara Rp 20 juta hingga Rp 25 juta sejak lulus sekolah perwira. Angka itu dirasa kecil jika dibandingkan dengan kebutuhan dana aksi sosial yang ia jalankan. Ia mencontohkan, dalam satu hari ia bisa bertemu lima yatim dan mendapatkan donasi Rp 20 juta, serta membedah rumah warga Lamongan dengan biaya Rp 50 juta. Karena itu, ia tidak mengandalkan AdSense untuk menjalankan kegiatan sosialnya.

Ia juga mempertimbangkan masukan dari masyarakat agar tidak mematikan AdSense secara permanen. Salah satu usulan adalah mengalihkan seluruh hasilnya langsung ke rekening organisasi sosial atau lembaga keagamaan. Dengan begitu, uangnya bisa lebih bermanfaat meskipun jumlahnya lebih kecil. Purnomo memastikan apabila nantinya AdSense kembali dibuka, seluruh uang yang dihasilkan tidak akan masuk ke kantong pribadinya. Ia berencana mengarahkannya ke rekening yayasan yatim piatu, masjid, atau pihak lain yang tepat.

DJP Jatim II Membantah

Sementara itu, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jatim II buka suara terkait isu Purnomo yang didatangi oleh petugas pajak. Humas Kanwil DJP Jatim II, Karsita, mengatakan bahwa pihaknya sejauh ini tidak pernah mendatangi Purnomo. Ia juga menegaskan bahwa Purnomo selama ini taat sebagai wajib pajak. Menurut Karsita, dari postingan yang beredar sangat jelas bahwa yang datang bukan dari pajak, karena Purnomo sendiri adalah wajib pajak yang taat.

Keputusan Purnomo menonaktifkan AdSense menjadi perhatian banyak pihak. Ia berharap langkah ini dapat menjaga niat baiknya dalam berkonten dan menghindarkan dirinya dari prasangka yang tidak perlu.

← Previous Article
Nakhoda KM Virgo 8 Ditahan Usai Jadi Tersangka Kapal Tenggelam