Kasus Pembunuhan di Tol BORR Terungkap

Kasus Pembunuhan di Tol BORR Terungkap
Kasus Pembunuhan di Tol BORR Terungkap

Kasus pembunuhan yang menewaskan seorang wanita berinisial AA (25) kembali memicu perhatian. Menurut Kapolresta Bogor Kota Kombes Rio Wahyu Anggoro, pelaku M Febryan (26) alias Ambon melakukan pembunuhan setelah sebelumnya memeras korban dengan meminta uang.

Febryan berdalih bahwa uang yang dimintanya itu sebagai bentuk perdamaian atau permohonan maaf korban yang dinilainya telah bikin sakit hati. Ia memperlihatkan golok dan mengancam akan melakukan pembunuhan jika korban tidak mau memberikan uang.

Pelaku kemudian menyampaikan bahwa korban harus memberikan uang jika ingin damai atau aman. Namun, korban tidak mau dan akhirnya dieksekusi di dalam mobil menggunakan dasi.

Polisi menemukan barang bukti, termasuk golok, dasi, dan uang tunai Rp 4 juta milik korban, saat penangkapan di Tol Cisumdawu. Mobil Toyota Yaris yang digunakan pelaku juga ditemukan, serta pakaian, dompet, dan kartu identitas korban.

Baca Juga: Dua Turis Austria Meninggal di Cunca Wulang

Febryan mengaku sakit hati karena korban pernah mengucapkan kalimat ‘kasihan tidak punya orang tua’. Ia kemudian membunuh korban dan melempar jasadnya dari jalan layang tol BORR.

Keduanya bertemu di Air Mancur pada tanggal 2 Mei 2026, dan korban menanyakan kabar orang tua Febryan. Febryan kemudian menyampaikan bahwa ia sudah tidak punya orang tua, yang membuatnya sakit hati.

Pelaku membunuh korban di mobil milik korban, dan mempersiapkan dasi dan golok untuk melakukan eksekusi. Korban dijerat menggunakan dasi dan kemudian dilempar dari atas jalan layang tol BORR ke Jalan Sholeh Iskandar.

Jasad korban ditemukan tak bernyawa di Jalan Sholeh Iskandar pada Sabtu (23/5) sekitar pukul 01.15 WIB. Korban sempat berpamitan untuk ngopi pada Jumat (22/5) sekitar pukul 22.00 WIB.

Korban diduga tewas akibat dianiaya pelaku Febryan. Polisi menangkap Febryan di Tol Cisumdawu saat membawa kabur mobil korban, dan Febryan terguling di tol saat kabur dari kejaran polisi.

Baca Juga: Trump Ingin Jadikan Venezuela Bagian AS

Kronologi Pembunuhan

Pelaku Febryan dan korban AA bertemu di Air Mancur pada tanggal 2 Mei 2026. Febryan kemudian mempersiapkan dasi dan golok untuk melakukan eksekusi.

Korban dijerat menggunakan dasi dan kemudian dilempar dari atas jalan layang tol BORR ke Jalan Sholeh Iskandar. Jasad korban ditemukan tak bernyawa di Jalan Sholeh Iskandar pada Sabtu (23/5) sekitar pukul 01.15 WIB.

Penangkapan Pelaku

Polisi menangkap Febryan di Tol Cisumdawu saat membawa kabur mobil korban. Febryan terguling di tol saat kabur dari kejaran polisi.

Polisi juga menemukan barang bukti, termasuk golok, dasi, dan uang tunai Rp 4 juta milik korban, saat penangkapan. Ini menunjukkan bahwa arus lalin di sekitar Tol Cisumdawu cukup sibuk.

Dua Turis Austria Meninggal di Cunca Wulang Previous post Dua Turis Austria Meninggal di Cunca Wulang