
Sebanyak 167 orang di Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi es buah pada Rabu (14/10/2026). Dari jumlah tersebut, 98 orang mendapatkan perawatan di tiga rumah sakit, yakni RSUD Merah Putih, RSUD Muntilan, dan RSUD Bukit Menoreh. Sebagian besar pasien mengalami gejala muntah dan diare, bahkan membutuhkan pertolongan medis akibat dehidrasi dan kondisi tubuh yang lemas.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, dr Lies Pramudiyanti, menjelaskan bahwa data sementara tersebut dihimpun dari laporan puskesmas dan pasien yang datang langsung ke rumah sakit. Dari laporan puskesmas, tercatat 167 orang terdampak dan 34 di antaranya dirujuk untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Namun, jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit lebih banyak karena sebagian warga memilih datang langsung tanpa melalui puskesmas.
Gejala Muntah dan Diare Mendominasi
Keluhan yang paling banyak dialami warga adalah muntah dan diare. Kondisi tersebut menjadi perhatian tenaga kesehatan karena pasien yang mengalami gejala tersebut berisiko kehilangan cairan tubuh. Sejumlah pasien datang ke rumah sakit dalam keadaan lemas sehingga membutuhkan penanganan untuk mengatasi dehidrasi.
dr Lies Pramudiyanti menyampaikan bahwa pertolongan awal yang banyak diberikan kepada pasien berfokus pada penanganan dehidrasi. Langkah tersebut diperlukan untuk membantu mengatasi kondisi tubuh yang melemah akibat gejala yang dialami setelah mengonsumsi es buah.
Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang juga telah mengambil sampel untuk diperiksa lebih lanjut. Sampel tersebut direncanakan dikirim ke laboratorium guna diteliti. Pemeriksaan ini menjadi bagian dari upaya untuk mengetahui penyebab kejadian yang membuat ratusan warga mengalami gangguan kesehatan tersebut.
Meski dugaan sementara mengarah pada konsumsi es buah, penyebab pasti kejadian ini belum dapat dipastikan hanya berdasarkan gejala yang dialami para pasien. Hasil pemeriksaan laboratorium diharapkan dapat membantu memberikan kejelasan mengenai faktor yang berkaitan dengan kasus tersebut.
98 Pasien Dirawat di Tiga Rumah Sakit
Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, menyatakan bahwa pemerintah daerah akan memastikan seluruh warga yang terdampak memperoleh pelayanan kesehatan di rumah sakit. Saat ini, sebanyak 98 pasien tersebar di RSUD Merah Putih, RSUD Muntilan, dan RSUD Bukit Menoreh.
Besarnya jumlah pasien membuat pihak rumah sakit perlu menyesuaikan kapasitas tempat tidur. Penambahan tempat tidur sedang disiapkan agar fasilitas kesehatan tetap dapat menerima pasien apabila masih ada warga dari desa yang membutuhkan perawatan, khususnya di RSUD Merah Putih.
Grengseng mengakui bahwa situasi darurat tersebut dapat berdampak pada kenyamanan pelayanan. Penyesuaian kapasitas tempat tidur berpotensi membuat ruang perawatan menjadi lebih padat dibandingkan kondisi normal. Pemerintah daerah menyampaikan permohonan maaf apabila keadaan tersebut menyebabkan berkurangnya kenyamanan pasien selama mendapatkan pelayanan.
Pemeriksaan Penyebab Keracunan Masih Berlangsung
Penanganan terhadap warga yang terdampak menjadi perhatian pemerintah daerah dan tenaga kesehatan. Selain memastikan pasien memperoleh perawatan, pengambilan sampel untuk pemeriksaan laboratorium juga dilakukan guna mendukung penyelidikan penyebab kejadian tersebut.
Jumlah warga yang mengalami gejala, banyaknya pasien yang membutuhkan perawatan, serta perlunya penyesuaian fasilitas rumah sakit menunjukkan besarnya dampak kejadian ini bagi masyarakat Kecamatan Kajoran. Untuk saat ini, perhatian utama tertuju pada pemulihan kondisi pasien dan pemeriksaan lebih lanjut agar penyebab dugaan keracunan es buah di Kabupaten Magelang dapat diketahui dengan lebih jelas.
Perbaiki kontradiksi data pasien
Ringkas artikel agar lebih padat
