Olah Raga

John Mayer Putus Lagi Sahabat Beri Pesan Menohok

By kornetco  | 
John Mayer Putus Lagi Sahabat Beri Pesan Menohok
John Mayer Putus Lagi Sahabat Beri Pesan Menohok

John Mayer kembali muncul di sorotan publik setelah kabar perpisahannya dengan seleb TikTok Kat Stickler menyebar, mengundang komentar tajam dari sejumlah sahabat dekatnya.

Mayer tetap fokus pada musik.

Hubungan yang berakhir di tengah perbedaan gaya hidup

Menurut laporan, hubungan antara musisi berusia 48 tahun itu dengan Kat, 31, yang juga merupakan ibu tunggal, sudah lama terasa dingin sebelum resmi berakhir beberapa bulan lalu. Alasan yang dikemukakan mencakup perbedaan gaya hidup yang kontras serta jurang komitmen yang dianggap terlalu lebar.

Sahabat menilai ini sebagai tamparan keras

Salah satu teman dekat John Mayer mengungkapkan pandangannya kepada media Amerika, menyebut sikap sang musisi yang “anti‑komitmen” bukan hal baru. “Ini bukan sepenuhnya Peter Pan Syndrome, tapi dalam banyak hal, John masih menjalani hidup dengan cara yang sama persis seperti saat dia masih berusia akhir 20-an,” kata sang sahabat.

Baca Juga: Jakarta BTS Concert Promoter Denies Ticket Sale Allegations

Teman itu menambahkan, “Dia paling tidak suka diikat oleh aturan suatu hubungan. Dia hanya tahu cara bermain dengan menggunakan aturannya sendiri.” Pernyataan ini menegaskan bahwa kebiasaan menghindari ikatan sudah lama menjadi ciri khas pribadi John Mayer.

Kat Stickler memilih jalan stabilitas

Untuk Kat Stickler, keputusan mengakhiri hubungan dianggap sebagai langkah terbaik. Sebagai seorang single mom, ia menginginkan kestabilan dan komitmen jangka panjang, sesuatu yang ia rasa tidak dapat diberikan oleh Mayer yang lebih memilih hubungan kasual tanpa arah yang jelas.

Rekam jejak asmara sang musisi

John Mayer tidak asing dengan nama-nama besar Hollywood. Ia pernah dikaitkan dengan Jennifer Aniston, Jessica Simpson, Taylor Swift, dan Katy Perry, namun semua hubungan tersebut berakhir sebelum mencapai tahap pernikahan. Selama bertahun‑tahun, ia mengutip jadwal rekaman yang padat dan tur konser keliling dunia sebagai alasan menghindari komitmen.

Seorang ahli psikologi hubungan mencatat, “Alasan karier yang sibuk memang dapat menjadi faktor legit, namun ketika seseorang mendekati usia 50, ekspektasi sosial dan pribadi biasanya berubah.”

Tekanan dari lingkungan sosial

Lingkaran pertemanan Mayer sebagian besar terdiri dari pria yang juga menghindari komitmen, menciptakan lingkungan yang memperkuat gaya hidup bebasnya. Namun, tidak semua sahabatnya menikmati sikap santai itu. Beberapa yang lebih dewasa mulai kehilangan kesabaran dan memberikan teguran keras secara langsung.

Baca Juga: Idul Adha, Petasan Balon Udara Tewaskan 1 Orang di Blitar

“Dia juga punya teman‑teman yang sangat blak‑blakan. Mereka menyuruhnya untuk segera tumbuh dewasa, menetap, dan mulai mencoba hidup membangun sebuah keluarga,” kata seorang sumber dekat. “Tidak semua orang di dunianya merasa lucu melihat gaya hidupnya yang tanpa beban itu di usia sekarang.”

Apakah alasan ‘sibuk’ masih berlaku?

Para sahabat menilai alasan “sibuk rekaman dan tur” sudah terasa usang. Mereka mempertanyakan apakah alasan tersebut masih pantas dipakai ketika usia hampir menginjak 50 tahun. Kritik ini mencerminkan perubahan harapan di antara orang‑orang terdekatnya.

John Mayer sendiri belum memberikan komentar resmi mengenai perpisahan ini, meninggalkan ruang spekulasi tentang bagaimana ia akan menanggapi tekanan untuk “berbenah diri”.

Dia juga baru‑baru ini menyiapkan pertunjukan musikal yang akan menambah agenda turnya.

← Previous Article
Jakarta BTS Concert Promoter Denies Ticket Sale Allegations
Next Article →
Peserta magang detikcom diangkat jadi karyawan tetap